Cara Menghilangkan Bau Apek pada Mukena

Oleh · Diperbarui 31 Juli 2026 · 4 menit baca

Cara Menghilangkan Bau Apek pada Mukena

Mukena yang tercium bau apek bisa bikin ibadah jadi nggak nyaman. Jangan khawatir, kamu bisa mengatasinya dengan beberapa cara sederhana tapi ampuh di rumah. Langsung aja yuk, kita bahas cara-cara menghilangkan bau apek pada mukena biar selalu segar.

Pilih Deterjen yang Tepat

Pemilihan deterjen itu penting banget, lho. Gunakan deterjen yang memang khusus untuk pakaian halus. Deterjen ini biasanya lebih lembut di bahan, sehingga tidak membuat kain mukena mudah rusak apalagi apek. Hindari deterjen dengan pewangi yang berlebihan karena bisa meninggalkan residu pada kain. Ini sering jadi penyebab utama bau nggak sedap.

Deterjen yang tepat juga bisa kamu temukan di bagian /blog/jenis-bahan-mukena-yang-bagus/. Di sini, kamu bisa dapetin info tambahan tentang bahan mukena dan perawatannya.

Cuci dengan Air Dingin dan Rendam Sejenak

Ketika mencuci mukena, coba gunakan air dingin. Air panas bisa bikin bahan mukena kehilangan kelembutannya dan malah menyerap bau. Sebelum mencuci, rendam mukena dalam campuran air dan sedikit cuka putih. Cuka putih ini efektif banget buat membasmi bakteri penyebab bau. Diamkan selama 15—20 menit sebelum mencuci seperti biasa.

Jemur di Tempat Teduh dan Berangin

Seringkali, penyebab bau apek adalah proses pengeringan yang kurang tepat. Hindari menjemur mukena di bawah sinar matahari langsung. Selain bisa memudarkan warna, juga bisa bikin bahan kusut dan kasar. Lebih baik jemur di tempat yang teduh dan punya cukup angin. Aliran udara yang baik akan membantu pengeringan lebih cepat dan mencegah bau.

Simpan Mukena dengan Benar

Penyimpanan mukena juga memegang peran penting dalam menjaga kesegarannya. Pastikan mukena benar-benar kering sebelum dilipat dan disimpan. Gunakan rak khusus atau hanger untuk menggantung mukena. Kalau mau lebih optimal, tambahkan kantong pengharum pakaian di area penyimpanannya. Penyegar alami seperti lavender atau kamper juga bisa jadi solusi.

Periksa Kondisi Lemari

Kadang masalahnya bukan pada mukena, tapi lemari penyimpanannya. Pastikan lemari kamu kering dan bebas dari kelembapan. Bersihkan lemari secara berkala dan pastikan ada ventilasi yang cukup untuk sirkulasi udara. Kelembapan yang tinggi bisa memicu pertumbuhan jamur, yang ujung-ujungnya bikin bau apek.

Hindari Penyebab Bau Apek

Setelah memastikan proses cuci dan simpan benar, penting juga lho menghindari faktor penyebab bau apek. Jangan biarkan mukena terkena keringat berlebih tanpa dicuci setelahnya. Juga, pastikan mukena tidak tertinggal di dalam tas atau tempat sempit lainnya dalam waktu lama.

Gunakan Pengharum Pakaian

Sesekali, kamu bisa menggunakan pengharum pakaian khusus. Pilih yang formulanya aman untuk setrika. Pengharum ini biasanya diformulasi untuk menempel lembut di serat kain sehingga mukena tetap berbau segar tanpa rasa lengket. Pengharum berbahan alami jadi pilihan terbaik.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, mukenamu seharusnya tetap wangi dan segar. Kalau kamu masih ragu mukena mana yang cocok dengan kebiasaan perawatanmu, cek /blog/rekomendasi-mukena-terbaik/ buat pilihan terbaik. Selamat mencoba!

Baca juga

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cara mencuci mukena agar tidak apek?

Cuci mukena dengan air dingin menggunakan deterjen khusus pakaian halus. Hindari penggunaan deterjen dengan pewangi berlebih yang bisa meninggalkan residu.

Mengapa mukena saya tetap bau meski sudah dicuci?

Kemungkinan karena cara pengeringannya yang kurang tepat atau penyimpanan di tempat lembap. Pastikan mukena dijemur di tempat berangin dan lemari penyimpanan kondisinya kering.

Bisakah saya menggunakan pelembut pakaian pada mukena?

Sebaiknya gunakan pelembut pakaian yang aman untuk kain halus dan tidak meninggalkan bau berlebihan untuk menghindari lapisan lengket.

Apakah aman menggunakan cuka untuk mencuci mukena?

Aman, asalkan digunakan dalam jumlah yang tepat. Cuka bisa membantu menghilangkan bau dengan cara membunuh bakteri penyebabnya.